Pengertian Pragmatik: Arti dan Signifikansinya dalam Komunikasi

Pengertian Pragmatik. Pragmatik adalah salah satu cabang ilmu linguistik yang mempelajari penggunaan bahasa dalam konteks kehidupan sehari-hari. Lebih dari sekadar aturan gramatikal dan leksikal, pragmatik menitikberatkan pada makna bahasa yang dipahami melalui interaksi sosial. Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu pragmatik, bagaimana konsep ini memengaruhi komunikasi, serta signifikansinya dalam pemahaman bahasa.

Apa Itu Pragmatik?

Pragmatik berasal dari kata “pragmatisme,” suatu pendekatan yang menekankan pentingnya tindakan praktis dalam mencapai tujuan. Dalam konteks linguistik, pragmatik mencakup studi tentang bagaimana konteks, tujuan komunikatif, dan unsur-unsur lainnya memengaruhi interpretasi bahasa. Pragmatik tidak hanya berkaitan dengan kata-kata itu sendiri, tetapi juga dengan cara kata-kata tersebut digunakan dalam situasi komunikasi sehari-hari sultan78.

Unsur Penting dalam Pragmatik

  1. Maksim Kehematan (Maxim of Quantity): Orang cenderung memberikan informasi sebanyak yang dibutuhkan dan tidak terlalu banyak.
  2. Maksim Kualitas (Maxim of Quality): Orang cenderung berbicara jujur dan memberikan informasi yang benar.
  3. Maksim Relevansi (Maxim of Relevance): Informasi yang disampaikan seharusnya relevan dengan topik pembicaraan.
  4. Maksim Cara (Maxim of Manner): Orang cenderung berbicara dengan cara yang jelas, singkat, dan tidak ambigu.

Bagaimana Pragmatik Memengaruhi Komunikasi?

Pragmatik memainkan peran penting dalam memahami nuansa dan arti yang terkandung dalam sebuah pernyataan. Misalnya, penggunaan kata-kata, intonasi, atau bahkan jeda dalam percakapan dapat memberikan petunjuk yang penting untuk mengartikan pesan yang sebenarnya. Pragmatik membantu kita membaca di antara baris-baris kata-kata untuk memahami maksud sebenarnya di balik komunikasi.

Signifikansi Pragmatik dalam Pemahaman Bahasa

  1. Pemahaman Konteks: Pragmatik membantu kita memahami konteks di mana sebuah pernyataan dibuat. Tanpa memperhitungkan konteks, interpretasi pesan bisa menjadi salah.
  2. Menghindari Kesalahpahaman: Dengan memahami aspek pragmatik bahasa, kita dapat menghindari kesalahpahaman yang mungkin timbul dalam komunikasi sehari-hari.
  3. Kesadaran Budaya: Pragmatik juga terkait dengan perbedaan budaya dalam penggunaan bahasa. Mempahami aspek ini membantu kita berkomunikasi dengan lebih efektif dalam lingkungan lintas budaya.
  4. Fleksibilitas Berbahasa: Memahami pragmatik memberi kita keterampilan untuk berbicara dan berkomunikasi dengan lebih fleksibel sesuai dengan situasi dan konteks yang berbeda.

Kesimpulan

Jadi apa pengertian dari pragmatik? bukan hanya tentang kata-kata, tetapi juga tentang bagaimana kita menggunakan dan memahaminya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami konsep ini, kita dapat meningkatkan kemampuan komunikasi kita, menghindari kesalahpahaman, dan menjadi lebih efektif dalam berinteraksi dengan orang lain. Pragmatik mengajarkan kita bahwa bahasa bukan hanya tentang apa yang dikatakan, tetapi juga tentang bagaimana pesan tersebut disampaikan dan diterima dalam konteks sosial.